Dalam
mencari pasangan hidup terkadang kita mengalami beberapa kali kegagalan dalam
menjalin sebuaha hubungan,alasannya banyak sekali mulai dari tidak cocok dengan
adat istiadat,kepribadian,latar belakang keluarga,dan masih banyak lagi alasan –
alasan yang membuat sebuah hubungan berahir.Mau tidak mau atau suka tidak suka
dalam kehidapan kita sehari hari terkadang kita harus bertemu dengan mantan-
mantan kita,nah di artikel yang saya temukan diYahoo,saya ingin berbagi tips
kalau bertemu dengan sang mantan.
Anda telah putus dengan pacar, dan memutuskan tidak akan pernh bertemu lagi.Tapi
sebenarnya hal itu tidak bisa Anda tentukan, karena ternyata satu hari Anda
justru bertemu dengan mantan Anda di satu tempat
Banyak orang panik ketika tanpa sengaja melihat mantan mereka. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menjadi tenang, tileks dan mengambil napas dalam-dalam. Hal ini dapat membantu Anda mengatasi ketegangan instan di wajah Anda.
Berpikir positif
Ketika bertemu dengan mantan jangan berpikir negatif, karena membuat Anda berpikir yang macam-macam. Berpikir positif saja, sehingga Anda bisa bersikap sederhana dan sempurna di hadapan mantan Anda.
Jangan mendekati
Jika hubungan Anda gagal karena mantan Anda, maka Anda tidak perlu mengambil inisiatif. Jika Anda bertemu di satu tempat, jangan pernah mendekatinya duluan. Biarkan mantan Anda mengambil inisiatif, jika perlu.
Jangan berpura-pura
Banyak orang yang mencoba untuk pamer ke mantan mereka. Dalam situasi tersebut, Anda tidak perlu berpura-pura. Upaya ini hanya menunjukkan bagaimana putus asanya Anda untuk kembali ke mantan. Selalulah menjadi apa adanya.
To The point
Jika memang harus berbicara dengan mantan Anda, maka lakukan dengan cepat dan to the point saja. Ya berarti "ya" dan tidak berarti "tidak". Ini juga bisa menjadi upaya menjaga sikap dan kepercayaan diri Anda lebih utuh.
Jika perasaan sudah hilang tak bersisa, bertemu mantan pacar sama sekali tak jadi masalah. Tapi jika baru saja putus dan rasa cinta masih ada, datang ke tempat atau acara yang kita tahu akan ada si mantan pacar rasanya pasti berat sekali. Apalagi jika bertemu secara di tiba-tiba di tempat tak terduga.
Agar tak salah tingkah dan tak mengganggu proses "move
on", ada beberapa hal yang sebaiknya tak dilakukan saat bertemu dengan
mantan pacar.
1. Menghindar
Anda masuk ke sebuah restoran dan melihat mantan sedang duduk di meja sebelah
kanan. Gugup dan tak mau menemuinya, Anda putar balik dan keluar. Ini langkah
yang salah, karena jika Anda "kabur" padahal dia sudah melihat Anda
(atau temannya melihat Anda dan kemudian memberitahunya), dia malah akan berada
di atas angin, karena kesan yang didapat adalah Anda belum bisa move on
dan tak siap bila harus bertemu dia.
Yang harus dilakukan: jika dia melihat ke arah Anda juga,
tersenyum saja. Hampiri dan ucapkan halo dengan ramah, dan mungkin tanya
pertanyaan basa-basi seperti, "Apa kabar?". Tak perlu berlama-lama,
setelah itu langsung pamit saja, "Aku ke sana, ya. Daah!" Dengan begini Anda
terlihat baik-baik saja dan seakan-akan hidup Anda berlanjut seperti biasa
tanpa dirinya.
2. Marah/kesal
Oke, mungkin Anda masih sakit hati padanya. Mungkin Anda merasa masalah kalian
belum terselesaikan. Tapi jika hubungan memang sudah berakhir, sudahlah lupakan
saja. Percuma juga Anda masih marah-marah, toh belum tentu bisa membuat dia
mengajak balikan.
Yang harus dilakukan: Saat bertemu dia lagi dan segala emosi
negatif tiba-tiba memuncak, tarik napas dalam-dalam, keluarkan pelan-pelan, dan
paksa bibir Anda untuk tersenyum. Jika Anda merasa tak bisa menahan emosi
(marah, kesal, atau menangis), segera pamit baik-baik.
3. Duduk mengobrol berlama-lama
Jika Anda dan mantan sudah berpisah bertahun-tahun lamanya dan kebetulan
bertemu lagi, silakan saja duduk dan ngopi bareng sambil mengobrol berjam-jam.
Tapi jika putusnya baru seminggu yang lalu dan Anda belum bisa move on,
tak usah lah cari-cari masalah dengan berusaha memanjang-manjangkan obrolan
dengannya. Bisa jadi dia tak nyaman, atau Anda malah makin susah melupakannya,
atau kalian malah terlibat pertengkaran lagi.
Yang harus dilakukan: keep it short but sweet. Cukup
tanya pertanyaan mendasar alias basa-basi, lalu akhiri dengan baik-baik. Jika
perasaan Anda padanya sudah netral lagi, barulah kalian bisa duduk mengobrol
berjam-jam tanpa ada yang memendam rasa sakit hati.
4. Pamer kemesraan dengan lelaki lain
Anda baru putus tapi sudah dekat dengan lelaki lain, yang lebih ganteng pula
dari si mantan? Selamat, ya. Tapi tak berarti Anda bisa membuat mantan cemburu
dengan memeluk pacar baru secara terang-terangan. Bersimpatilah pada
perasaannya. Lagipula, bermesraan dengan pria baru tak lama setelah putus pun
dampaknya tak terlalu bagus pada imej Anda, bukan?
Begitu pun bila Anda kebetulan sedang jalan dengan teman lelaki (hanya teman
biasa) lalu tiba-tiba bertemu mantan. Jangan manfaatkan si teman yang tahu
apa-apa itu untuk membuat sang mantan cemburu. Bertingkahlah seperti biasa, tak
perlu mesra berlebihan.
Yang harus dilakukan: jika Anda bertemu mantan dan kebetulan
sedang bersama teman laki-laki, perkenalkan saja ia seperti biasa, tanpa perlu
banyak embel-embel. "Kenalin, ini Reza." Dijamin si mantan justru
akan penasaran dan bertanya-tanya siapa dia sebenarnya.
5. Melupakan penampilan
Tak perlu berdandan heboh, tapi setiap kali keluar rumah, pastikan Anda
mengenakan baju yang rapi, pantas, dan enak dilihat, serta wajah yang terawat
dan rambut yang ditata rapi. Jadi jika tiba-tiba bertemu orang yang tak terduga
seperti mantan pacar, Anda tak akan terlalu panik.
Yang harus dilakukan: ini tak hanya berlaku bagi Anda yang
baru putus dan berpotensi bertemu mantan. Kita tak akan pernah tahu kapan kita
akan bertemu seseorang yang penting dan berpengaruh bagi masa depan kita, dan
sayang sekali jika kesempatan itu terbuang sia-sia hanya karena penampilan kita
sedang amburadul. So, sebelum keluar rumah, bercerminlah dan tanya pada diri
sendiri, "Sudah cantik belum, ya?"
6. Terbuai masa lalu
Anda sudah hampir bisa melupakannya, tapi saat bertemu dengannya secara tak
sengaja di sebuah mall dan berbincang-bincang sedikit, pelan-pelan rasa itu
muncul lagi. Anda lalu bertanya-tanya, "Apa sebaiknya balikan saja
ya?" Hati-hati, ini adalah bahaya terbesar dari pertemuan dengan mantan:
membuat Anda tertarik kembali dengan masa lalu.
Yang harus dilakukan: ingat-ingat lagi kenapa kemarin Anda
ingin putus. Atau ingat-ingat lagi bagaimana perasaan sakit hati Anda saat dia
meminta putus. Pikirkan alasannya, dan tanya pada diri sendiri apakah Anda
ingin mengalaminya lagi? Ingatkan diri Anda, satu-satunya cara untuk move
on adalah dengan maju ke depan, bukan dengan terus menerus melihat ke
belakang.
